10 Jenis Jenis Pembubutan

jenis jenis pembubutan

12 Jenis Jenis Pembubutan


Pembubutan merupakan proses yang penting dalam dunia industri. Teknik ini digunakan untuk menghasilkan berbagai macam produk, mulai dari komponen mesin hingga bagian-bagian presisi lainnya. Terdapat berbagai jenis-jenis pembubutan yang penting Anda ketahui agar Anda bisa memilih mesin bubut yang cocok dengan industri Anda. Apalagi industri Anda berkaitan dengan proses pemotongan atau pemboran pada material logam. Memahami apa saja berbagai macam pembubutan ini termasuk hal yang krusial. Kalau begitu, mari simak uraian lengkap di bawah ini agar Anda mendapatkan informasi lengkapnya.


Apa Itu Teknik Pembubutan?

Teknik pembubutan adalah proses manufaktur yang dilakukan dengan cara memotong benda kerja menggunakan alat potong tertentu untuk menghasilkan bentuk dan dimensi yang diinginkan. Proses ini biasanya dilakukan pada memutar benda kerja di sekitar sumbu benda kerja utama, sedangkan alat potong bergerak secara sejajar dengan sumbu putar.

Hasil dari teknik pembubutan ini yaitu produk yang memiliki tingkat akurasi yang tinggi, permukaan yang halus, dan dimensi yang sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan. Proses pembubutan dilakukan dengan menggunakan mesin bubut yang bisa menghasilkan berbagai bentuk produk seperti poros, roda gigi, alur, dan berbagai komponen mesin lainnya.

Dalam dunia industri, teknik pembubutan menjadi salah satu proses yang tidak boleh Anda lewatkan, terutama dalam pembuatan komponen mesin dan alat-alat presisi lainnya. Seiring dengan perkembangan teknologi, mesin-mesin bubut makin canggih dan presisi, sehingga proses pembuatan produk dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi lebih mudah dilakukan.

Baca Juga: Sering Terjadi Gangguan Seperti Ini? Perhatikan 8 Cara Merawat Kompresor

Dalam proses pembubutan, material dipotong dengan menggunakan alat potong yang tepat untuk menciptakan bentuk dan dimensi yang diinginkan. Hasil dari pemotongannya sendiri beragam, tergantung dengan jenis pembubutan yang Anda lakukan. Maka dari itu, jenis-jenis pembubutan ini penting Anda pahami. Yuk langsung simak saja berbagai jenis-jenis pembubutan tersebut berikut ini.

1. Pembubutan Cakram (Facing)

Pembubutan facing merupakan salah satu teknik penyayatan dengan menggunakan gerakan pahat bubut pada sebuah material. Metode ini digunakan untuk menyayat permukaan ujung material serta mengurangi bagian panjangnya.

Mesin bubut digunakan dengan pahat datar yang diposisikan secara tegak lurus terhadap sumbu permukaan material yang berputar. Pembubutan facing banyak digunakan untuk memperbaiki permukaan yang rusak atau tidak rata.

Saat melakukan proses finishing, disarankan untuk menggerakkan pahat dari bagian dalam ke luar. Pendekatan ini dapat menghasilkan hasil akhir yang lebih presisi dan berkualitas tinggi.

2. Pembubutan Alur (Turning)

Pembubutan alur termasuk salah satu operasi pembubutan yang paling umum dilakukan. Pada proses ini, material yang berlebih akan dihilangkan untuk menghasilkan alur yang merata pada material. Penghilangan material ini dilakukan hingga mencapai diameter yang diinginkan.

Ada dua jenis operasi pembubutan alur yang perlu Anda pahami, yaitu operasi kasar (rough) dan operasi finishing. Pada operasi pembubutan kasar, Anda tidak perlu memperhatikan akurasi dan kehalusan permukaan material. Fokus utama pembubutan kasar adalah waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan.

Di sisi lain, operasi pembubutan finishing tidak hanya menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga berfokus pada akurasi dan kehalusan permukaan yang baik. Alhasil, material yang Anda potong berkualitas tinggi.

3. Pembubutan Pembor (Boring)

Pembubutan pembor dilakukan untuk menghasilkan lubang pada benda kerja dengan tingkat akurasi yang tinggi. Proses ini menggunakan pahat bor yang berputar dan bergerak linear untuk menciptakan lubang dengan diameter dan kedalaman yang sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.

Alat yang digunakan dalam proses pembubutan ini adalah pahat pemotong satu titik. Alat ini akan memasuki material secara aksial untuk menciptakan bentuk yang telah ditentukan dan memperdalam atau memperbesar lubang yang sudah ada.

Namun, penting untuk diketahui bahwa operasi ini tidak dapat menciptakan lubang baru. Pemboran berguna hanya ketika lubang sudah dibor sebelumnya. Selain itu, pemboran dapat digunakan untuk memperbaiki lubang yang kurang sempurna.

4. Pembubutan Ulir (Threading)

Pembubutan ulir adalah pembubutan yang melibatkan penggunaan alat mekanis untuk memotong ulir pada permukaan luar material. Alat tersebut melakukan gerakan ulir dengan bergerak sepanjang sisi material. Alat yang digunakan untuk melakukan proses ini yaitu pahat berbentuk ulir.

Supaya pekerjaan Anda dapat dilakukan dengan baik, mesin harus diatur dengan benar. Jika hasil pemotongan yang diinginkan berkualitas tinggi, maka mesin harus diatur terlebih dahulu agar proses pembubutan bisa dilakukan pada tempat yang sama. Anda pun bisa mendapatkan hasil ulir yang sesuai dengan ukuran yang Anda inginkan.

5. Pembubutan Silindris

Pembubutan silindris merupakan proses pembubutan di mana material disayat secara sejajar dengan sumbu putar. Selain itu, metode ini juga sering digunakan untuk menghasilkan diameter yang seragam. Salah satu contohnya adalah pembubutan poros lurus. Jenis pembubutan ini sangat umum digunakan dalam berbagai keperluan.

6. Parting

Parting yaitu suatu proses pembubutan di mana gerakan alatnya sejajar dengan sumbu material. Selain dilakukan dengan gerakan sejajar, parting juga sering dilakukan dengan teknik tegak lurus. Pembubutan parting umumnya digunakan untuk memisahkan atau memotong material. Bahkan, banyak yang menganggap bahwa parting sama dengan proses cutting off.

7. Biting

Bila Anda hendak melakukan pembubutan pada bagian ujung material, Anda bisa melakukan pembubutan biting. Dalam metode ini, arah pahat sejajar dengan sumbu material. Pembubutan dengan metode biting ini umumnya digunakan untuk menciptakan jalur atau lubang besar pada permukaan ujung material.

Metode biting juga dapat digunakan untuk menghasilkan permukaan yang rata dan presisi pada bagian ujung material. Bila Anda menggunakan alat pahat yang tepat, hasil pembubutan biting dapat menghasilkan dimensi yang akurat serta kekasaran permukaan yang diinginkan.

Proses ini sangat penting dalam pembuatan komponen mesin yang membutuhkan presisi dan kestabilan, seperti poros, spindle, atau bagian-bagian penting lainnya yang membutuhkan kualitas permukaan yang baik dan ketepatan ukuran.

8. Recessing

Recessing sering kali dianggap serupa dengan proses cutting off, dengan perbedaan hanya terletak pada sudut pahatan yang digunakan. Jenis pembubutan ini umumnya digunakan untuk membentuk alur pemisah antara alur silindris atau ulir pada material.

Pembubutan recessing merupakan salah satu jenis pembubutan yang menggunakan metode penyayatan untuk membentuk alur pada material. Pada metode ini, ujung potong pahatan sejajar dengan sumbu material.

Penting untuk diketahui bahwa recessing dapat dilakukan dengan berbagai ukuran dan bentuk alur, tergantung pada kebutuhan spesifik dari komponen yang sedang dikerjakan. Proses recessing ini penting dalam pembuatan komponen mesin yang memerlukan alur pemisah yang presisi dan tepat, seperti pada roda gigi, alur kunci, atau komponen-komponen lain yang membutuhkan akurasi dan ketepatan dimensi.

9. Chamfering

Chamfer atau yang sering disebut sebagai "tapered edge", merupakan hasil dari proses chamfering. Pembubutan jenis ini cukup sering digunakan dalam berbagai aplikasi. Chamfering digunakan untuk menghasilkan sudut yang bagus pada bagian tepi material. Dalam proses ini, ujung pahat digunakan untuk membentuk chamfer.

10. Pengeboran (Drilling)

Drilling juga sering dilakukan pada mesin bubut. Namun, dalam pengeboran dengan mesin bubut, digunakan mata bor yang berbeda dengan yang ada pada mesin bor konvensional. Pada pengeboran dengan mesin bubut, mata bor yang digunakan tidak melakukan gerakan putaran. Pengeboran ini juga berbeda dengan pembubutan boring, yang mana boring dilakukan untuk memperbaiki lubang pada material.

11. Pembubutan Tirus

Bubut tirus adalah suatu metode pemotongan silindris yang menghasilkan perbedaan diameter secara konsisten. Teknik ini umumnya digunakan untuk pembuatan poros tirus atau konis. Ada tiga metode yang dapat digunakan dalam teknik bubut tirus, yaitu menggunakan meja silang (compound rest), perpindahan kepala tetap (tailstock), dan penggunaan alat khusus (taper attachment).

12. Reaming

Proses reaming memiliki kesamaan dengan pengeboran. Teknik ini bertujuan utama untuk melebarkan diameter lubang yang telah dibuat melalui proses pengeboran.

Baca Juga: FACOM Torque Wrench 209: Cek Fitur dan Benefitnya di Sini!

Apakah Anda sudah cukup memahami jenis-jenis pembubutan ini? Dalam dunia industri, mengenal berbagai pembubutan ini sangat penting untuk menghasilkan produk dengan tingkat akurasi yang tinggi dan sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan. Setiap jenis pembubutan memiliki karakteristik dan kegunaan yang berbeda, sehingga memilih mesin bubut yang tepat sangat penting. Kalista (Kawan Lama Intelligent Assistance) memiliki berbagai jenis mesin bubut yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Untuk menghasilkan material yang berkualitas tinggi, Anda bisa cek spesifikasi lengkap mesin bubut tersebut di Kawan Lama Solution sekarang juga.

Sumber:

Circle image

PT. Kawan Lama Sejahtera

PT. Kawan Lama Sejahtera adalah perusahaan distribusi terkemuka di Indonesia dengan jangkauan terluas untuk peralatan dan mesin industri. Telah berdiri lebih dari setengah abad dan beroperasi lebih dari 19 cabang di seluruh Indonesia, PT. Kawan Lama Sejahtera berkomitmen menyediakan solusi industri terbaik oleh tim sales engineer yang berpengalaman untuk memenuhi kebutuhan industri.