
Table Of Content
Panduan Lengkap Deep Cleaning: Pengertian, Manfaat, dan Cara Efektif Melakukannya
Membersihkan rumah secara rutin sangat dianjurkan untuk mendukung kesehatan Anda dan keluarga. Bahkan tidak hanya sekadar membersihkan seperti menyapu dan mengelap perabotan saja, namun deep cleaning juga perlu dilakukan secara berkala.
Tujuannya tidak lain untuk menciptakan lingkungan rumah yang nyaman dan bersih secara menyeluruh. Selain mampu memastikan kesehatan anggota keluarga, pembersihan secara mendalam juga dapat membantu memperpanjang usia perabotan di tempat tinggal. Oleh karena itu, yuk simak panduan lengkapnya berikut.
Baca Juga: Alat Kebersihan yang Wajib Dimiliki di Rumah Anda
Apa Itu Deep Cleaning? Lebih dari Sekadar Bersih Biasa
Apa itu deep cleaning? Ini bukan sekadar pembersihan harian atau mingguan pada umumnya. Tidak seperti pembersihan biasa, deep cleaning lebih dari itu karena prosesnya yang melakukan pembersihan secara menyeluruh.
Jika biasanya general cleaning hanya membersihkan area yang terlihat oleh mata, maka pembersihan mendalam sesuai namanya akan membersihkan jauh lebih dalam. Prosesnya tersebut termasuk menjangkau semua area yang seringkali terabaikan atau terlewatkan, dengan menargetkan kotoran membandel.
Perbedaan Deep Cleaning vs General Cleaning
1. Intensitas dan Kedalaman Pembersihan
Lebih lanjut tentang perbedaan deep cleaning dan general cleaning bisa dilihat pada intensitas serta kedalaman pembersihannya. Dimana general cleaning lebih sering dilakukan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Akan tetapi, hanya bagian yang langsung terlihat oleh mata saja yang biasanya dibersihkan selama general cleaning. Di lain sisi, area yang sulit dijangkau dan juga kotoran yang terakumulasi bakal turut dibersihkan selama proses deep cleaning.
2. Area dan Ruang yang Dibersihkan
Dilihat dari kedalaman pembersihan sebelumnya, Anda bisa tahu bahwa area dan ruang yang dibersihkan kedua proses pembersihan ini berbeda. Karena general cleaning umumnya hanya membersihkan bagian permukaan, tempat-tempat yang langsung tampak ketika Anda melihat sekeliling di rumah.
Sedangkan deep cleaning tidak hanya mencakup permukaan saja. Tapi proses pembersihannya juga termasuk bagian celah-celah di rumah, juga setiap sudut ruangan meskipun sulit dijangkau sekalipun.
3. Frekuensi Pelaksanaan
Frekuensi pelaksanaan general cleaning biasanya lebih banyak. Orang-orang melakukannya secara rutin, bisa harian, mingguan, ataupun bulanan. Di lain sisi, deep cleaning juga perlu dilakukan secara berkala, namun dengan frekuensi pelaksanaan yang lebih jarang. Anda dapat melakukan pembersihan mendalam dalam frekuensi musiman atau tahunan.
4. Metode dan Teknik Pembersihan
Untuk metodenya, tidak ada teknik khusus yang digunakan selama pembersihan biasa. Jadi Anda bisa langsung menggunakan sapu atau kemoceng untuk membersihkan area sekitar. Tapi hal itu berbeda dengan deep cleaning. Soalnya proses pembersihan secara mendalam melibatkan alat dan teknik khusus seperti sikat elektrik, steam cleaning, dan masih banyak lagi.
5. Biaya Layanan
Jika dilihat dari intensitas pembersihannya, deep cleaning tentu punya biaya layanan yang jauh lebih mahal. Tapi mengingat bahwa proses membersihkan secara mendalam dilakukan lebih jarang, biayanya bisa tetap terjangkau dan tidak terlalu menguras kantong.
Kesimpulannya, pembersihan secara general punya kelebihan dari biaya, bahkan bisa tidak membutuhkan biaya sama sekali karena dapat dilakukan seorang diri. Namun pembersihan seperti itu punya kelemahan yaitu hasilnya kurang bersih, lantaran hanya membersihkan bagian-bagian yang terlihat saja.
Sedangkan deep cleaning punya kelebihan yang terletak pada hasilnya. Karena memperhatikan semua celah dan sudut rumah, maka hasilnya cenderung lebih optimal. Hanya saja, Anda harus siap membayar jasa deep cleaning dengan harga lebih tinggi.
Baca Juga: Apa Itu General Cleaning? Pengertian, Manfaat, dan Prosedur untuk Rumah Bersih Setiap hari
Berbagai Manfaat Deep Cleaning untuk Kesehatan dan Kualitas Hidup
1. Meningkatkan Kualitas Udara dalam Ruangan
Dengan menghilangkan alergen, debu, dan juga berbagai partikel berbahaya di setiap sudut ruangan, pembersihkan mendalam bisa membantu untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan.
2. Meningkatkan Kesehatan Anggota Keluarga
Tumpukan debu dan kotoran bisa menjadi sarang bakteri serta mikroorganisme lainnya. Jadi deep cleaning yang membersihkan secara menyeluruh semua hal itu tentunya dapat mengurangi risiko penyakit akibat kuman, bakteri, dan jamur.
3. Menghilangkan Bau Tidak Sedap
Bau tidak sedap di rumah dapat dihasilkan dari kotoran yang menumpuk dan menjadi sarang bakteri. Sehingga melakukan deep cleaning secara berkala bisa mengatasi sumber bau dari kotoran tersebut.
4. Memperpanjang Usia Furnitur dan Properti
Jamur pada furnitur dan properti di rumah bisa tumbuh karena dipicu oleh penumpukan kotoran. Jadi pembersihan secara mendalam bisa mencegah kerusakan furniture akibat jamur dan memperpanjang usia pakainya.
5. Meningkatkan Suasana Hati dan Mengurangi Stres
Kondisi lingkungan yang bersih serta kualitas udara yang meningkat setelah semua tumpukan kotoran dihilangkan lewat deep cleaning bisa menciptakan ketenangan. Rumah yang tenang seperti itu nantinya bisa membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres penghuninya.
6. Meningkatkan Kualitas Tidur
Manfaat deep cleaning lainnya yaitu meningkatkan kualitas tidur. Itu karena tidur akan lebih nyenyak dalam kondisi lingkungan yang bersih dengan kualitas udara baik. Apalagi setelah melakukan deep cleaning kasur anti tungau.
Langkah-Langkah Deep Cleaning Rumah Menyeluruh
1. Mulai dari Area Tinggi ke Rendah
Supaya kotoran tak kembali mengenai bagian yang sudah dibersihkan, langkah deep cleaning rumah menyeluruh dapat dilakukan dari area yang tinggi ke area yang rendah. Jadi Anda bisa memulainya dari langit-langit, kemudian dinding, ke jendela, tirai atau gorden, lampu, kipas, perabotan di rumah, hingga karpet.
2. Deep Cleaning Kamar Mandi Berjamur
Untuk bagian kamar mandi, deep cleaning bisa dilakukan untuk membersihkan jamur. Sebab ruangan yang lembap seperti ini biasanya rentan berjamur. Adapun bagian yang perlu dibersihkan antara lain grout atau nat keramik, keramik, wastafel, kloset, hingga shower yang berkerak.
3. Deep Cleaning Dapur dan Lemak Membandel
Digunakan sebagai tempat untuk mengolah bahan mentah menjadi masakan, dapur tidak kalah kotor dari kamar mandi. Langkah melakukan deep cleaning di area ini bisa dengan membersihkan kompor, exhaust hood, oven, kulkas, backsplash, dan lemari dari minyak serta lemak.
4. Deep Cleaning Karpet dan Sofa
Vacuum cleaner dapat digunakan untuk melakukan deep cleaning pada karpet dan sofa sehingga semua debu serta kotoran yang ada bisa terangkat. Selain itu, biasanya dilakukan steam cleaning menggunakan uap panas untuk membunuh kuman dan bakteri di permukaannya.
5. Deep Cleaning Kasur Anti Tungau
Deep cleaning kasur anti tungau menggunakan vakum khusus, biasanya yang punya filter HEPA. Setelah kasur dibersihkan, kasur harus dijemur untuk mengurangi kelembaban dan menghilangkan bau apek akibat jamur.
6. Deep Cleaning AC Rumah
Pembersihan unit dalam dan luar AC, termasuk membersihkan evaporator, kondensor, filter, gril dan sirip, saluran pembuangan, dan lain sebagainya. Jika terlalu rumit, maka prosesnya membutuhkan profesional.
7. Membersihkan Lantai Secara Menyeluruh
Lantai tidak luput dari proses deep cleaning. Ini dilakukan untuk mengatasi noda kusam, yang mana tekniknya dilakukan sesuai jenis lantai, baik itu lantai keramik, kayu, marmer, atau lainnya.
8. Disinfeksi Bagian Penting
Langkah terakhir deep cleaning yaitu disinfeksi. Disinfeksi dilakukan untuk memastikan semua permukaan sudah bersih dan bebas berbagai mikroorganisme, khususnya untuk permukaan yang sering disentuh.
Baca Juga: 6 Tips Mengepel Lantai Rumah Agar Lebih Bersih dan Kinclong
Deep Cleaning untuk Aplikasi Spesifik dan Jadwal Ideal
- Sebelum Pindah Rumah: Move in / out cleaning dilakukan sebelum serah terima tempat tinggal, atau sebelum persiapan properti untuk penghuni baru.
- Mobil Interior: Deep cleaning mobil interior dilakukan untuk membersihkan bagian jok, karpet mobil, plafon, dan dasbor.
- Kantor Setelah Renovasi: Deep cleaning kantor setelah renovasi dibutuhkan untuk pembersihan debu dan sisa konstruksi.
Jadwal deep cleaning yang ideal untuk berbagai aplikasi spesifik bisa berbeda-beda tergantung kebutuhan. Namun untuk rumah tinggal, jadwal deep cleaning rumah yang ideal bisa dilakukan 3 bulan sekali atau 6 bulan sekali. atau dengan konsep musiman. Bisa juga dengan deep cleaning musiman, misalnya sebelum lebaran atau sebelum tahun baru.
Anda bisa melakukan sendiri proses pembersihan secara mendalam tersebut, atau bisa juga menggunakan jasa deep cleaning profesional terdekat. Adapun waktu yang tepat memakai jasa profesional yaitu setelah renovasi, saat Anda tidak punya waktu dan tenaga, atau untuk area yang sangat kotor.
Investasi Perlengkapan Deep Cleaning untuk Lingkungan Lebih Sehat dan Nyaman
Deep cleaning adalah investasi berharga bagi kesehatan dan kenyamanan Anda. Lebih dari sekadar pembersihan biasa, ia menjangkau kotoran tersembunyi yang dapat mempengaruhi kualitas udara dan kesehatan penghuni.
Dengan memahami apa itu deep cleaning, manfaatnya, serta panduan efektif untuk melakukannya - baik secara mandiri maupun dengan bantuan profesional - Anda dapat menciptakan lingkungan yang tidak hanya terlihat bersih, tetapi juga benar-benar sehat. Jadikan deep cleaning sebagai bagian integral dari rutinitas kebersihan Anda.
Tingkatkan Standar Kebersihan Anda dengan Kawan Lama Solution!
Siap untuk membawa kebersihan ke level berikutnya? Kawan Lama Solution menyediakan berbagai peralatan kebersihan rumah tangga dan profesional yang Anda butuhkan untuk deep cleaning yang efektif! Temukan industrial vacuum untuk hisapan kuat, jet cleaner untuk membersihkan noda membandel, scrubber dryer untuk lantai luas, mesin pembersih lantai inovatif, dan banyak lagi.
Kunjungi kawanlama.com sekarang untuk menemukan solusi kebersihan terbaik yang menjamin hasil maksimal. Karena kebersihan yang mendalam, dimulai dengan alat yang tepat!
