Bisnis Perbengkelan Era Modern: Strategi dan Taktik Kreatif Meraup Cuan

Bisnis Perbengkelan Era Modern: Strategi dan Taktik Kreatif Meraup Cuan

Table Of Content

Dalam bisnis perbengkelan di era modern seperti sekarang ini, menunggu customer datang tidaklah cukup. Terlebih kondisi pandemi Covid-19 ini banyak mengubah lanskap bisnis di sektor bisnis perbengkelan. Seperti perubahan pada perilaku pelanggan mempengaruhi daya beli yang cenderung menurun, sementara di sisi lain tuntutan semakin meningkat. Agar bisnis bengkel lebih dilirik maka perlu strategi bisnis dan taktik kreatif agar tetap meraup cuan di era disrupsi.

Banyak cara untuk tetap dapat bertahan, kunci utama yang diperlukan adalah melakukan inovasi cara berbisnis dan ekspansi dengan taktik yang kreatif di tengah pasar yang disruptif agar tidak ketinggalan zaman. Ketika kita tahu kemauan pasar, maka akan dengan mudah kita meraup cuan.

 

Value Proposition

Untuk menciptakan customer experience ada satu elemen yang harus diperhatikan yaitu Value Proposition. Value proposition atau nilai manfaat produk menjadi elemen yang penting untuk diperhatikan oleh pengusaha bisnis bengkel agar layanannya dilirik oleh pelanggan.

Utamakan value proporsition-nya. Jadi Anda harus berpikir apa yang kita jual. Kita tidak jual produk dan servis, tapi yang kita jual adalah value-nya,ujar Lung Lung, founder Bengkel Dokter Mobil dalam webinar bertajuk Inovasi dan ekspansi bisnis Perbengkelan Lama Disruptive dengan Taktik Kreatif.

Salah satu metode yang bisa gunakan dalam menentukan atau menemukan value bisnis, yakni dengan Business Model Canvas. Namun menurut Ranggi T Mayoowari, Automotive Solution Specialist PT Kawan Lama Sejahtera, sebelum sampai ke bisnis kanvas, pertama harus mengetahui elemen Value Proposition, yakni sebagai berikut:


1.Product & Services

Nilai-nilai dari produk dan jasa yang kita tawarkan. Petakan secara jelas existing brand serta jasa yang kita tawarkan. Ketika ini sudah dapat, maka kita sudah tahu brand DNA yang kita miliki serta segmentasi, nilai dan jasanya, tegas Ranggi.

2. Pain relievers

Fungsi produk dan jasa dalam meringankan kesulitan dari para pelanggan. Menganalisa apakah layanan bengkel Anda membuat pelanggan menjadi lebih hemat, lebih baik, dan membantu menyelesaikan masalah mereka.


 Di sini kita harus melihat ekspektasi pelanggan. Kalau mau menang di kompetisi kuncinya satu, yaitu kita harus beyond dari ekspektasi, misalnya kalau habis ganti oli, ekpetasinya kita naikin 1, dengan kita kasih bonus, seperti voucher atau cuci mobil gratis supaya bisa memenangkan pasar, ujar Ranggi .

3. Gain creators

Komponen yang dipakai perusahaan untuk menjelaskan bagaimana produk yang dipasarkan akan menguntungkan pelanggan.

“Artinya pelanggan butuh garansi atau jaminan. Kita dapat memberikan garansi, sehingga orang merasa tenang dan terima beres, jelas Ranggi.

 

Taktik Kreatif dan Inovasi

Selain value proposition, mengembangkan bisnis perbengkelan juga harus diseimbangkan dengan taktik kreatif dan strategi yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Bicara soal taktik, ada beberapa hal yang harus dikantongi oleh pengusaha bisnis bengkel, di antaranya:

  1. Mulai mengembangkan produk (part consumable) oli, ban, kampas rem dan lainnya dengan permintaan tinggi lewat house brand untuk meningkatkan gain margin dari revenue stream bisnis.

“Dengan adanya house brand maka brand awareness semakin besar, tambah Ranggi.

2, Fokus pada tata kelola customer :

  • Customer existing: strategi customer loyalty (taktik menggunakan customer retention). Caranya dengan membuat customer menjadi loyal. Belajar dari perilaku yakni dengan value chain.
  • Menciptakan customer experience untuk mengambil hati calon new customer

Membagikan pengalamannya, Lung Lung sebagai founder Dokter Mobil pun menambahkan untuk meningkatkan value juga butuh inovasi. Caranya?


Reprofiling. Artinya, kita bedah lagi bisnis kita, apa yang salah dan kira-kira kurang dan pelanggan tidak butuhkan. Cari tahu juga apa yang pelanggan butuhkan tapi tidak kita jual. Lakukan hal tersebut dengan perhitungan, agar kita punya target yang jelas, sarannya.

Ia pun menambahkan bahwa dengan re-profiling kita pun tahu ha-hal apa saja yang bisa diubah secara internal, sehingga bisa meningkatkan omzet dan revenue.

Saran saya Anda cari kompetitor terdekat dan list 10 hal yang jualannya lebih bagus dari Anda. Kemudian, list 3 hal yang pelanggan butuhkan, tapi bengkel itu tidak jual. Nanti kalau sudah dapat, yang 10 hal kelebihan itu jangan ditiru, tapi kembangkan 3 hal yang pelanggan butuhkan, tutupnya.


Nah, tertarik pada membuka bisnis bengkel? Konsultasikan langsung saja dengan Sales Consultant Kawan Lama.

Circle image

PT. Kawan Lama Sejahtera

PT. Kawan Lama Sejahtera adalah perusahaan distribusi terkemuka di Indonesia dengan jangkauan terluas untuk peralatan dan mesin industri. Telah berdiri lebih dari setengah abad dan beroperasi lebih dari 19 cabang di seluruh Indonesia, PT. Kawan Lama Sejahtera berkomitmen menyediakan solusi industri terbaik oleh tim sales engineer yang berpengalaman untuk memenuhi kebutuhan industri.