6 Fungsi Crane dan Jenisnya Untuk Industri

6 Fungsi Crane, Jenis, dan Cara Kerjanya

7 Fungsi Crane dan Jenisnya


Crane merupakan salah satu alat berat yang sering digunakan dalam industri konstruksi dan manufaktur. Fungsi crane sangat penting dalam proses pengangkatan dan pemindahan material yang berat secara efisien. 

Anda yang akan menggunakan alat ini untuk berbagai industri, penting bagi Anda mengetahui berbagai fungsi dan jenisnya, serta cara kerja crane dalam melakukan perannya. Apabila Anda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang crane, Anda bisa menggunakannya dengan lebih optimal. Kalau begitu, yuk simak fungsi crane dan jenisnya di bawah ini. 

Apa Itu Crane?

Crane adalah jenis mesin yang dirancang khusus untuk mengangkat dan memindahkan material berat, biasanya dalam proyek konstruksi atau pabrik. Peralatan ini dilengkapi dengan kabel, rantai, atau tali baja yang dapat dioperasikan secara mekanis atau hidraulik. 

Fungsi crane untuk memudahkan proses konstruksi dan manufaktur dengan mengangkat dan mengatur material yang sulit dijangkau atau terlalu berat untuk diangkat oleh manusia. 

Meskipun kebanyakan orang terbiasa melihat crane di lokasi konstruksi gedung tinggi, crane juga digunakan dalam berbagai industri seperti pabrik, pelabuhan, pertambangan, dan penanganan material lainnya.

Fungsi Crane

Fungsi utama dari alat berat ini adalah mengangkat material berat serta memindahkannya dari satu tempat ke tempat lain pada ketinggian tertentu secara aman dan efisien. Disamping itu, adapun beberapa fungsi lain dari crane meliputi:

1. Industri Manufaktur

Crane digunakan untuk memindahkan dan menyusun material serta komponen produksi di industri manufaktur, menghemat waktu dan tenaga dalam pemindahan barang berat.

2. Pelabuhan

Crane kontainer berperan dalam membongkar dan memuat barang kontainer dari kapal ke daratan atau sebaliknya di pelabuhan. Crane ini memiliki kapasitas angkat besar dan memfasilitasi aliran barang dengan lebih efisien.

3. Industri Energi dan Pertambangan

Crane diperlukan dalam pemasangan dan perawatan peralatan pembangkit listrik tenaga surya atau angin. Mereka juga digunakan di industri pertambangan untuk mengangkat serta memindahkan material di area penambangan.

4. Industri Logistik

Crane derek atau overhead crane umumnya dipakai di gudang untuk mengangkat dan memindahkan barang. Crane ini juga berfungsi selama proses penyimpanan dan kontrol bongkar muatan barang.

Baca Juga: 6 Cara Menghilangkan Karat pada Besi secara Mudah

7 Jenis Crane

Keberadaan crane sangat membantu dalam proses pengangkatan dan pemindahan material berat secara efisien. Seiring dengan perkembangan teknologi, crane telah mengalami berbagai perbaikan dan inovasi, sehingga kini hadir dalam berbagai jenis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Yuk simak apa saja jenis crane tersebut beserta fungsinya berikut ini. 

1. Tower Crane

Tower crane merupakan salah satu jenis crane yang sering digunakan dalam proyek konstruksi bangunan bertingkat. Crane ini diletakkan di atas struktur yang tinggi, seperti menara baja, untuk memberikan jangkauan yang lebih luas. 

Fungsi utama tower crane adalah mengangkat material berat seperti beton, besi, dan bahan konstruksi lainnya ke lantai bangunan yang berbeda. Kelebihan tower crane yaitu bisa mengangkat beban yang sangat berat dan mencapai ketinggian tertentu, namun biasanya tidak dapat dipindahkan ke lokasi lain selama proyek berlangsung.

2. Mobile Crane atau Crane Truck

Mobile crane atau truck crane, seperti namanya, adalah crane yang dapat bergerak dari satu lokasi proyek ke lokasi proyek lain dengan menggunakan roda. Crane ini memiliki struktur yang lebih ringan dan portabel dibandingkan tower crane, sehingga lebih mudah dipindahkan sesuai kebutuhan proyek. 

Jenis mobile crane sering digunakan dalam proyek konstruksi jalan, jembatan, dan proyek pembangunan dengan skala menengah hingga besar. Beberapa varian mobile crane dilengkapi dengan outrigger (kaki penyangga) untuk meningkatkan stabilitas saat mengangkat beban berat. Selain itu, crane jenis ini mampu berputar 360 derajat.

3. Crawler Crane

Crawler crane merupakan jenis crane yang memiliki basis berupa track seperti pada alat berat jenis crawler. Track yang dimiliki memungkinkan crane ini bergerak dengan stabil di atas permukaan tanah yang tidak rata atau lunak. 

Keunggulan dari crawler crane adalah kemampuannya untuk mencapai area kerja yang sulit dijangkau oleh crane lain, termasuk lokasi konstruksi di area terpencil atau medan berat. Crane ini juga mampu mengangkat beban dengan kapasitas besar.

Baca Juga: 8 Perbedaan Mesin Diesel dan Mesin Bensin

4. Hidraulik Crane

Hydraulic crane menggunakan sistem hidraulik untuk menggerakkan kabel dan mekanisme angkat. Crane ini banyak digunakan dalam industri maritim, seperti pelabuhan, kapal, atau dermaga. Kelebihan crane ini dapat bekerja secara efisien dan memberikan daya angkat yang stabil. Selain itu, perawatan hidraulik crane cenderung lebih mudah apabila dibandingkan crane dengan mekanisme lainnya.

5. Hoist Crane

Hoist crane dirancang khusus untuk mengangkat material secara vertikal. Crane ini biasanya dipasang di dinding atau struktur tetap lainnya dan memiliki kabel atau rantai yang dapat digerakkan naik-turun. 

Fungsi utama hoist crane untuk mengangkat material ke atas atau menurunkannya dari ketinggian tertentu. Hoist crane sering digunakan dalam pabrik, gudang, atau fasilitas produksi untuk proses pengangkatan dan penurunan barang yang berulang secara terprogram.

6. Jip Crane

Jip crane atau biasa disebut juga jib crane memiliki lengan horizontal yang disebut jib. Lengan ini berguna untuk mengangkat beban yang akan diangkat atau diturunkan. Jip crane sering digunakan dalam ruang kerja yang terbatas, seperti pabrik atau bengkel, di mana crane lain mungkin sulit untuk beroperasi. Crane ini juga sering dipasang di atas truk atau kendaraan bermotor lainnya untuk meningkatkan mobilitasnya.

7. Crane Terapung

Ada crane khusus yang beroperasi di perairan, disebut crane terapung, sering digunakan dalam pembangunan pelabuhan dan jembatan. Keunggulan utamanya terletak pada kapasitas angkat yang sangat besar, mencapai 9000 ton, melampaui crane lainnya. Crane terapung dapat mengangkat kapal yang tenggelam dan membawa beban kapal dengan efisiensi tinggi.

Baca Juga: 7 Cara Mengganti Filter Oli pada Mobil dengan Mudah

Cara Kerja Crane

Crane bekerja dengan menggerakkan kabel atau tali baja yang terhubung dengan mekanisme angkat. Operator crane akan menggunakan kontrol khusus untuk mengatur pergerakan kabel tersebut, sehingga beban dapat diangkat, diturunkan, dan dipindahkan ke lokasi yang diinginkan.

Saat mengangkat beban, crane akan menggunakan sistem pendorong, entah itu berupa motor listrik atau sistem hidraulik. Sistem ini memberikan daya angkat yang dibutuhkan untuk mengatasi berat beban yang diangkat.

Beberapa crane dilengkapi dengan counterweight atau beban kontra untuk menjaga keseimbangan crane saat mengangkat beban berat. Counterweight ini ditempatkan di bagian belakang crane dan berfungsi sebagai penyeimbang untuk mencegah crane terbalik akibat beban yang terlalu berat diujung kabel.

Operator crane memiliki peran yang sangat penting dalam menjalankan crane dengan aman dan efisien. Operator harus memahami berbagai perintah dan kontrol crane serta memiliki kemampuan untuk memprediksi perubahan lingkungan yang dapat memengaruhi keamanan dan stabilitas crane.

Crane merupakan peralatan penting dalam industri konstruksi dan manufaktur karena berbagai fungsi dan jenisnya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Setiap jenis dan fungsi crane memiliki kelebihannya masing-masing, sehingga pemilihan crane yang tepat dapat meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam proses pengangkatan material berat. 

Kalista (Kawan Lama Intelligent Assistance) dapat membantu dalam memilih berbagai jenis crane atau handling lifting equipment yang dapat Anda gunakan untuk mengangkat material berat di berbagai industri seperti konstruksi. Sebagai contoh, tersedia crane jenis hoisting dengan kualitas dan performa terbaik yang dapat Anda gunakan. 

Jadi, tunggu apalagi? Kunjungi Kawan Lama Solution sekarang juga untuk mendapatkan alat tersebut agar proses pengangkatan dan penurunan material berat bisa lebih mudah dilakukan. 

Sumber rujukan:

  • https://synergysolusi.com/indonesia/berita-k3/jenis-crane-dan-fungsinya/
  • https://arparts.id/fungsi-crane-dan-cara-kerja-crane/
  • https://www.asheforklift.com/post/mengetahui-apa-itu-crane-fungsi-dan-jenisnya

Circle image

PT. Kawan Lama Sejahtera

PT. Kawan Lama Sejahtera adalah perusahaan distribusi terkemuka di Indonesia dengan jangkauan terluas untuk peralatan dan mesin industri. Telah berdiri lebih dari setengah abad dan beroperasi lebih dari 19 cabang di seluruh Indonesia, PT. Kawan Lama Sejahtera berkomitmen menyediakan solusi industri terbaik oleh tim sales engineer yang berpengalaman untuk memenuhi kebutuhan industri.