
Table Of Content
Alat Pemadam Kebakaran: Jenis, Fungsi, & Cara Kerjanya
Mengacu pada data BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), kasus kebakaran di Indonesia terjadi cukup tinggi setiap tahunnya. Bahkan rata-rata telah mencapai 20.000 kasus hanya dalam lima tahun terakhir. Data tersebut tentunya menunjukkan bahwa kebakaran merupakan ancaman yang mematikan bagi masyarakat.
Oleh karena itu, alat pemadam kebakaran bukan hanya sekadar kebutuhan semata, melainkan investasi vital untuk keselamatan bersama. Tidak hanya profesional K3, namun masyarakat umum juga perlu mengetahui cara menggunakannya di saat darurat. Apalagi fire extinguisher punya beberapa jenis dengan fungsi yang mungkin sedikit berbeda. Jadi, simak yuk penjelasannya lebih lanjut.
Mengenal Apa Itu Alat Pemadam Kebakaran, Definisi dan Fungsi Dasar
Fire extinguisher lebih akrab disebut APAR (Alat Pemadam Api Ringan) bagi masyarakat Indonesia. Apa itu APAR? Ini merupakan alat pemadam api berbentuk tabung yang sifatnya portable. Biasanya APAR diletakkan di tempat yang mudah dijangkau dan dilihat, sehingga bisa langsung diambil untuk memadamkan ketika terjadi kebakaran.
Jadi fungsi utamanya adalah untuk memadamkan api di tahap awal terjadinya kebakaran, mencegah api semakin besar dan sulit dikendalikan. Inilah mengapa APAR dapat menjadi lini pertama pertahanan, mengurangi risiko kebakaran semakin besar dan memakan korban jiwa maupun material.
Selain APAR, nama alat pemadam kebakaran lainnya juga ada APAB, automatic fire suppression, hydrant dan selang pemadam, fire blanket, alat pemadam kebakaran tradisional, sampai ada pula alat pemadam tambahan.
Meskipun sama-sama alat untuk memadamkan api, namun tetap ada perbedaan fungsi dan cara menggunakannya. Anda bisa melihat detail terkait alat-alat pemadam kebakaran berikut ini.
Jenis-Jenis Alat pemadam Kebakaran dan Fungsinya
1. APAR (Alat Pemadam Api Ringan)
Ini adalah jenis fire extinguisher yang paling umum, tersedia di tempat-tempat yang berpotensi terjadi kebakaran seperti area industri, pabrik, perkantoran, mall, dan masih banyak lagi. Sesuai namanya, fungsi APAR adalah untuk memadamkan api di tahap awal kebakaran atau saat terjadi kebakaran kecil. Berdasarkan isi, APAR terbagi menjadi:
- APAR Air (water): Dipakai mengatasi masalah kebakaran kelas A, misalnya pada sampah kering, kayu, kain, dan kertas. Tapi ini tak boleh digunakan untuk mengatasi kebakaran yang disebabkan listrik atau minyak.
- APAR Busa (Foam/AFFF): Untuk memadamkan kebakaran kelas B yang disebabkan oleh cairan mudah terbakar seperti minyak dan bensin. Medianya menggunakan busa.
- APAR Kimia Kering (Powder): Media pemadam menggunakan serbuk kimia kering. Tipe yang paling multifungsi, bisa dipakai untuk memadamkan kebakaran kelas A, B, maupun C sekaligus.
- APAR Karbon Dioksida (CO2 Extinguisher): Menggunakan gas CO2 untuk memadamkan api dengan cara mengurangi kadar O2 di sekitar. Alat ini cocok untuk masalah dengan klasifikasi kelas B dan kelas C.
- APAR Liquid Gas (Clean Agent): Menggunakan gas cair bertekanan untuk memadamkan api. Cocok untuk kebakaran akibat korsleting listrik, lantaran tidak akan merusak peralatan elektronik.
Baca Juga: 6 Prosedur Cara Menggunakan APAR dengan Benar
2. APAB (Alat Pemadam Api Berat)
Selain APAR yang sudah kita ketahui secara umum, ada juga jenis APAB. Sesuai namanya, APAB ini diandalkan untuk kebakaran yang berisiko tinggi dan cakupannya lebih luas.
Maka dari itu, alat pemadam apinya pun lebih besar dan berat bila dibandingkan dengan APAR. Jika APAR biasanya punya berat hanya 1-9 kg, maka bobot APAB bisa mencapai 20-100 kg.
Tapi tenang saja, APAB umumnya dilengkapi roda sehingga tetap bisa dipindahkan dengan mudah meski memiliki bobot yang berat. Untuk jangkauan pemadamannya sendiri bisa mencapai 50 meter atau lebih. Cara pemakaiannya pun lebih kompleks, jadi alat ini lebih sering digunakan oleh petugas pemadam kebakaran.
3. Automatic Fire Suppression
Sistem pemadam otomatis sering ditemukan di area industri. Instalasi ini bisa mendeteksi api kemudian secara otomatis memadamkannya. Umumnya ada dua sistem yang digunakan, yaitu sprinkler dan thermatic.
Ketika mendeteksi kebakaran di gedung, sistem sprinkler memanfaatkan air bertekanan untuk memadamkannya. Di lain sisi, sistem thermatic akan mengandalkan gas kimia cair untuk memadamkan api ketika mendeteksi kebakaran.
4. Hydrant dan Selang Pemadam
Berikutnya, ada jenis alat pemadam kebakaran hydrant dan selang pemadam yang lengkap dengan nozzle. Ketiga komponen tersebut menjadi satu bagian sistem pemadam bertekanan tinggi yang saling bekerjasama.
Dimana hydrant berperan sebagai sumber air bertekanan, selang pemadam untuk menyalurkan airnya, dan nozzle mengatur serta mengarahkan aliran air. Alat ini banyak digunakan untuk membantu petugas pemadam kebakaran.
5. Fire Blanket (Selimut Api)
Apabila Anda tidak memiliki APAR di rumah, setidaknya simpan fire blanket. Karena dapur rumah warga punya potensi menjadi penyebab kebakaran. Dan selimut api ini bisa mengatasi kebakaran kecil di dapur, karena terbuat dari bahan tahan api seperti serat aramid atau fiberglass.
6. Alat Pemadam Kebakaran Tradisional
Sebelum adanya teknologi yang menciptakan APAR maupun alat pemadam kebakaran lainnya seperti disebutkan di atas, masyarakat dulu menggunakan alat yang lebih tradisional untuk memadamkan api. Contoh alat tradisional tersebut yaitu pasir dan karung goni, yang mana bisa Anda manfaatkan pula saat ini sebagai metode darurat.
7. Alat Pemadam Tambahan
Selain alat pemadam api, ada beberapa alat tambahan yang perlu disiapkan untuk menangani masalah kebakaran. Alat pemadam tambahan ini mulai dari SCBA, pakaian pelindung, hingga detektor asap.
SCBA (Self-Contained Breathing Apparatus) akan membantu bernapas di dalam gedung yang terbakar, pakaian pelindung merupakan pakaian yang tahan api, dan detektor asap bisa dipasang agar alarm berbunyi saat mendeteksi risiko kebakaran.
Klasifikasi Kebakaran: Memahami Musuh Sebelum Memadamkan
Melihat penjelasan jenis-jenis APAR, Anda bisa tahu kalau pemakaian setiap jenis tergantung kelas kebakaran yang terjadi. Oleh karena itu, memahami setiap kelas merupakan hal yang penting agar dapat memilih alat yang tepat untuk digunakan. Dalam hal ini, klasifikasi kelasnya dibagi menjadi A, B, C, D, dan J. Berikut klasifikasinya:
- Kelas A: Kebakaran disebabkan karena benda seperti plastik, kayu, kain, dan kertas.
- Kelas B: Kebakaran disebabkan oleh cairan yang gampang terbakar, contohnya pelarut, minyak, bensin, dan cat.
- Kelas C: Kebakaran disebabkan oleh peralatan listrik bertegangan.
- Kelas D: Kebakaran disebabkan oleh benda logam yang sifatnya mudah terbakar.
- Kelas K: Kebakaran juga disebabkan oleh minyak, tapi dari minyak dan lemak dalam proses memasak.
Baca Juga: Mengenal Klasifikasi Kebakaran Menurut NFPA
Menentukan Alat Pemadam Kebakaran yang Tepat untuk Berbagai Lokasi
- Rumah Tangga: Ideal menggunakan APAR jenis powder dengan ukuran maksimal 6kg.
- Gedung Perkantoran: Ideal menggunakan APAR kimia kering, sistem pemadam otomatis sprinkler, dan hydrant. Syaratnya, setiap APAR dilengkapi tanda yang jelas dan mudah diakses.
- Kapal dan Alat Berat: Untuk lingkungan ekstrem seperti di kapal, alat pemadam api yang cocok adalah jenis dengan media dry chemical powder dan CO2. Selain itu, demi keselamatan di kapal juga membutuhkan alat bantu pernapasan seperti SCBA.
- Kebakaran Minyak: Kebakaran akibat minyak bisa terjadi di berbagai lokasi sehingga memiliki risiko sangat tinggi. Jadi tips mencegahnya adalah dengan menyimpan minyak di wadah tertutup rapat, jauh dari sumber api. Pastikan tidak memakai air jika kebakaran kelas B terjadi, karena cairan sifatnya mudah menyebar.
Perawatan dan Regulasi Alat Pemadam Kebakaran
Demi keselamatan bersama, pastikan melakukan perawatan APAR. Lakukan inspeksi secara berkala pada kebersihan alat, segel keselamatan, hingga tekanan gauge. Yang mana setidaknya inspeksi visual dapat dilakukan setiap bulan, dan pemeriksaan mendalam dapat dilakukan setiap enam bulan.
Setiap pemeriksaan lebih detail, APAR juga dapat diservis untuk memastikan alat pemadam berfungsi dengan baik. Nantinya alat ini pun bisa diisi ulang apabila bahan pemadam di dalamnya sudah habis.
Jadi pastikan di awal Anda memilih alat pemadam kebakaran yang sudah memiliki sertifikasi SNI. Karena itu menjamin keamanan, kualitas, serta efektivitasnya saat digunakan. Sehingga Anda tidak akan menemukan masalah ketika melakukan inspeksi.
Kunci Keberhasilan Penanganan Kebakaran Dini
Mengenal jenisnya dan melakukan perawatan alat pemadam saja tidak cukup. Karena selain teori, Anda butuh praktik agar dapat menggunakan alat pemadam api tersebut. Di perusahaan, akan lebih baik jika secara rutin melakukan simulasi dan pelatihan.
Jadi ketika situasi darurat kebakaran terjadi, setiap karyawan tidak akan panik dan tahu apa yang harus dilakukan dengan APAR yang sudah tersedia di gedung kantor. Apalagi APAR portable sekarang sudah semakin memudahkan.
Tidak seperti di awal penemuannya pada abad ke-18, yang berupa tong berisikan bubuk mesiu dengan sistem sekering. Seiring berjalannya waktu, alat pemadam api terus mengalami evolusi. Ada model yang menggunakan soda-asam dan lain sebagainya, sampai yang kita kenal sekarang.
Investasi dalam Keselamatan adalah Prioritas Utama
Memahami alat pemadam kebakaran dan fungsinya adalah langkah proaktif dalam melindungi diri, keluarga, aset, dan lingkungan kerja Anda dari ancaman api. Dari APAR yang ringkas hingga sistem sprinkler otomatis, setiap alat pemadam kebakaran memiliki peran krusial dalam mitigasi dan penanganan dini.
Ingat, wawasan tentang jenis APAR dan fungsinya, serta kesiapan untuk menggunakannya, adalah kunci untuk mengubah potensi bencana menjadi situasi yang terkendali. Jangan tunda, pastikan Anda dan lingkungan Anda terlindungi dengan perlengkapan yang tepat.
Jaminan Keselamatan Anda Dimulai di Sini!
Sudahkah Anda memastikan keamanan properti dan orang-orang terdekat dari ancaman kebakaran? KawanLama.com menawarkan solusi Safety & Protection terlengkap dan terpercaya untuk segala kebutuhan Anda.
Temukan berbagai APAR berkualitas tinggi, juga berbagai perlengkapan keamanan lainnya seperti Body Harness untuk keamanan di ketinggian, APD (Alat Pelindung Diri) lengkap, Masker, Kacamata Safety, dan masih banyak lagi. Kunjungi KawanLama.com sekarang untuk melengkapi perlengkapan keselamatan Anda. Karena untuk urusan keselamatan, jangan pernah kompromi!
