5 Fungsi Face Shield di Laboratorium untuk K3

fungsi face shield di laboratorium

5 Fungsi Face Shield di Laboratorium, Para Petugas Wajib Paham!


Fungsi face shield di laboratorium sangat penting dalam menjaga keselamatan dan kesehatan pekerja. Face shield berperan sebagai penghalang fisik untuk melindungi wajah dari percikan bahan kimia, cairan, atau partikel lain yang berpotensi membahayakan mata dan wajah saat melakukan kegiatan laboratorium. 

Face shield juga membantu mengurangi risiko terpapar bahan berbahaya secara langsung, sehingga merupakan bagian penting dari perlengkapan K3 dalam pekerjaan laboratorium. Fungsi face shield tidak terbatas pada itu saja, simak berbagai fungsi lainnya pada uraian di bawah ini.

5 Fungsi Face Shield di Laboratorium

Di laboratorium, penggunaan face shield tidak hanya merupakan keharusan, tetapi juga merupakan salah satu langkah penting dalam memastikan keselamatan dan kesehatan pekerja. Mari eksplor secara mendalam mengapa face shield memiliki peran yang begitu krusial berikut ini. 

1. Perlindungan Terhadap Percikan dan Partikel Berbahaya

Face shield berfungsi sebagai penghalang fisik yang efektif untuk melindungi wajah dan mata dari percikan bahan kimia, cairan, atau partikel berbahaya yang mungkin terjadi selama proses kerja di laboratorium. Dalam situasi di mana bahan berbahaya berpotensi menimbulkan semprotan atau percikan, face shield mampu mengurangi risiko kontak langsung dengan kulit dan mata.

2. Pencegahan Terhadap Kontaminasi Langsung

Selain melindungi dari percikan, face shield juga membantu mencegah kontaminasi langsung oleh bahan berbahaya. Berkat adanya face shield, sebagian besar permukaan wajah terlindungi, sehingga mengurangi kemungkinan terpapar secara langsung oleh bahan-bahan yang dapat menyebabkan iritasi atau bahkan keracunan.

3. Pengurangan Risiko Cedera Fisik

Salah satu pekerjaan di laboratorium yang sering dilakukan adalah pengukuran bahan-bahan yang berpotensi menyebabkan cedera fisik, seperti pecahan kaca atau logam tajam. Face shield berperan sebagai lapisan tambahan perlindungan untuk wajah, mengurangi kemungkinan terjadinya luka akibat tersedak atau tergores oleh benda-benda tajam tersebut.

4. Kenyamanan dan Produktivitas

Meskipun terlihat sebagai peralatan keamanan, penggunaan face shield yang dirancang dengan baik juga dapat meningkatkan kenyamanan dan produktivitas pekerja. Face shield yang ringan dan ergonomis akan memungkinkan pekerja untuk tetap fokus pada tugas tanpa merasa terganggu oleh perangkat pelindung yang tidak nyaman.

5. Kepatuhan Terhadap Standar Keselamatan Kerja

Penggunaan face shield di laboratorium juga merupakan bentuk kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja yang telah ditetapkan. Mengingat risiko yang terkait dengan pekerjaan di lingkungan laboratorium, penggunaan face shield tidak hanya disarankan, tetapi seringkali diwajibkan untuk memastikan keamanan semua orang yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Baca juga: 5 Jenis Kacamata Keselamatan Kerja Beserta Fungsinya

Alat Perlindungan Lain yang Perlu Digunakan

Selain face shield, terdapat berbagai alat perlindungan lain yang juga penting untuk digunakan untuk memastikan keselamatan dan kesehatan pekerja. Berikut beberapa alat perlindungan tambahan yang perlu diperhatikan.

1. Kacamata Pelindung

Selain face shield, kacamata pelindung juga merupakan alat perlindungan yang penting untuk melindungi mata dari percikan bahan kimia, serpihan, atau partikel yang mungkin terjadi selama proses kerja di laboratorium. Kacamata pelindung harus dipilih sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku dan harus dipakai dengan benar setiap kali terjadi risiko kontak dengan bahan berbahaya.

2. Sarung Tangan

Sarung tangan adalah salah satu alat perlindungan yang paling penting dalam mencegah kontak langsung dengan bahan kimia berbahaya. Sarung tangan yang sesuai harus dipilih berdasarkan jenis bahan yang akan ditangani dan risiko yang terkait dengan proses kerja tertentu. Penting untuk selalu memeriksa keutuhan sarung tangan sebelum digunakan dan menggantinya secara berkala untuk mencegah kebocoran atau kerusakan.

3. Apron atau Baju Pelindung

Apron atau baju pelindung dirancang untuk melindungi tubuh dari tumpahan bahan kimia, percikan panas, atau bahkan api dalam situasi tertentu. Pemilihan apron atau baju pelindung harus mempertimbangkan jenis bahan yang digunakan dan risiko cedera yang mungkin terjadi selama proses kerja. Pastikan apron atau baju pelindung digunakan dengan benar dan selalu dikeringkan atau dibersihkan setelah digunakan.

4. Masker Pelindung

Masker pelindung atau respirator digunakan untuk melindungi saluran pernafasan dari paparan bahan berbahaya, seperti gas beracun, debu, atau asap. Pemilihan masker pelindung harus didasarkan pada jenis bahan atau kontaminan yang akan dihadapi serta tingkat perlindungan yang diperlukan. Penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan dan perawatan masker dengan benar untuk memastikan efektivitasnya.

5. Sepatu Pelindung

Sepatu pelindung dirancang khusus untuk melindungi kaki dari tumpahan bahan kimia, serpihan tajam, atau bahkan panas yang mungkin terjadi di lingkungan laboratorium. Pastikan sepatu pelindung yang dipilih sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku dan nyaman dipakai selama proses kerja. Selalu periksa keutuhan sepatu pelindung secara berkala dan ganti jika ditemukan kerusakan.

6. Penutup Kepala atau Hairnet

Penutup kepala atau hairnet digunakan untuk melindungi rambut dari kontaminasi atau paparan bahan berbahaya yang mungkin terjadi di laboratorium. Rambut yang terjaga kebersihannya dapat mengurangi risiko kontaminasi silang dan menjaga keamanan produk atau sampel yang sedang ditangani.

7. Pelindung Telinga

Dalam beberapa kasus, pekerja di laboratorium mungkin terpapar oleh suara keras atau berisiko cedera pada telinga akibat ledakan atau percikan bahan. Penggunaan pelindung telinga seperti earplug atau earmuff dapat membantu melindungi pendengaran dari kerusakan akibat suara yang berbahaya.

8. Kantong Sampah Berbahaya

Kantong sampah berbahaya dirancang khusus untuk membuang limbah-limbah berbahaya yang dihasilkan selama proses kerja di laboratorium, seperti bahan kimia beracun, tajam, atau korosif. Penggunaan kantong sampah berbahaya yang tepat dapat mencegah tumpahan atau kontaminasi lingkungan serta memastikan penanganan limbah yang aman dan sesuai peraturan.

Baca juga: 5 Fungsi Ear Muff dan Manfaatnya untuk Keselamatan Kerja

Setelah Anda membaca informasi di atas, dapat disimpulkan bahwa fungsi face shield di laboratorium sangat vital dalam menjaga keselamatan dan kesehatan pekerja. Face shield tidak hanya melindungi wajah dari percikan bahan berbahaya, tetapi juga mengurangi risiko kontaminasi langsung dan cedera fisik akibat bahan berbahaya. 

Oleh karena itu, untuk memastikan perlindungan yang optimal, penting untuk menggunakan face shield berkualitas yang sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku. Untuk mendapatkan face shield berkualitas dan sesuai kebutuhan, Anda dapat membelinya di Kawan Lama Solution. 

Dengan berbagai pilihan produk yang tersedia, Kawan Lama Solution menawarkan solusi perlindungan yang aman dan andal bagi para pekerja di laboratorium. Jangan ragu mengunjungi toko kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Lindungi diri dan pekerjaan Anda dengan menggunakan face shield yang tepat dari Kawan Lama Solution.

Circle image

PT. Kawan Lama Sejahtera

PT. Kawan Lama Sejahtera adalah perusahaan distribusi terkemuka di Indonesia dengan jangkauan terluas untuk peralatan dan mesin industri. Telah berdiri lebih dari setengah abad dan beroperasi lebih dari 19 cabang di seluruh Indonesia, PT. Kawan Lama Sejahtera berkomitmen menyediakan solusi industri terbaik oleh tim sales engineer yang berpengalaman untuk memenuhi kebutuhan industri.