Apa itu Mopping? Panduan Lengkap Mengepel Lantai yang Efektif untuk Rumah dan Kantor

Seorang petugas kebersihan profesional sedang melakukan mopping lantai di sebuah kantor, menggunakan bucket mop dan warning sign untuk keamanan.

Table Of Content

Apa Itu Mopping? Panduan Lengkap Mengepel Lantai yang Efektif untuk Rumah dan Kantor

Mopping atau mengepel mungkin dikenal sebagai aktivitas bersih-bersih sederhana yang dilakukan dalam keseharian masyarakat. Namun apakah Anda yakin sudah melakukannya dengan benar dan efektif?

Hal itu tidak boleh dianggap sepele, sebab mengepel merupakan proses untuk menghilangkan kotoran dan debu yang notabene dapat memengaruhi kesehatan manusia. Apalagi jika mopping tersebut adalah bagian dari pekerjaan, tentu penting untuk mengetahui prosedurnya yang tepat. Lengkapnya bisa Anda lihat sebagai berikut.

Mengenal Pengertian Apa Itu Mopping? Lebih dari Sekadar Mengepel Lantai

Mopping merupakan kata mengepel dalam bahasa Inggris. Itu merupakan proses membersihkan lantai menggunakan alat pel dan juga cairan pembersih. Tujuannya yaitu untuk menghilangkan semua debu, kotoran, dan noda yang ada di lantai supaya nyaman digunakan berpijak.

Lebih dari sekadar mengepel biasa, di sini ada penggunaan alat pel atau mop yang terlibat. Itu menjadi bagian penting dari rutinitas kebersihan untuk menjaga lantai tetap bersih, higienis, dan terawat. Kondisi lantai yang higienis dan terawat ini dapat mendukung kesehatan orang-orang di sekitar, sekaligus meningkatkan estetika ruangan.

Mengenal Jenis-Jenis Mopping: Kering dan Basah

Dry Mopping (Mengepel Kering)

Mopping secara umum terbagi menjadi dua jenis. Pertama, ada mengepel kering atau dry mopping. Itu adalah prosedur membersihkan debu, kotoran kering, dan partikel kecil menggunakan dust mop atau alat pel kering sebelum proses mengepel basah.

Tujuan dari dry mopping yaitu untuk menghindari lantai berpasir dan mencegah kotoran menempel saat mengepel basah. Dengan begitu, air sabun yang digunakan selama wet mopping pun bisa dipastikan tetap bersih.

Wet Mopping (Mengepel Basah)

Jenis mopping yang kedua adalah wet mopping alias mengepel basah. Ini adalah proses mengepel menggunakan air serta cairan pembersih untuk menghilangkan kotoran, noda membandel, dan mensterilkan permukaan lantai.

Tujuan mengepel basah ialah membersihkan secara mendalam dan menjaga kehigienisan lantai. Sebab mengepel kering saja mungkin tidak mengangkat kuman dan bakteri yang menempel di lantai, melainkan hanya membersihkan kotoran yang kasat mata saja.

Rekomendasi Kapan Waktu Melakukan Mopping

Jika memungkinkan, Anda bisa melakukan kedua jenis mopping sekaligus untuk mendapatkan kebersihan maksimal. Namun jika waktu yang dimiliki terbatas, dry mopping dapat dilakukan setiap hari atau beberapa kali dalam seminggu, sementara mengepel basah cukup satu minggu sekali saja.

Tapi di beberapa kondisi seperti lantai terlihat kotor dan berminyak, Anda mungkin harus lebih sering melakukan wet mopping agar noda tidak membandel. Selain itu, perhatikan bahan lantai sebelum mengepel. Mengepel basah ideal untuk permukaan tahan air seperti keramik, vinyl, hingga linoleum.

Namun linoleum pun biasanya punya lapisan pelindung yang rentan dengan kelembapan berlebih, jadi membersihkannya dengan pel basah harus hati-hati. Di lain sisi, lantai kayu keras seperti oak, maple, dan kenari mungkin lebih cocok dengan pengepelan kering. Pasalnya kayu keras bisa mudah melengkung apabila terpapar kelembapan berlebih.

Bahan dan Alat yang Dibutuhkan untuk Mopping Profesional

1. Mempersiapkan Bucket Mop

Anda bisa menyiapkan beberapa bahan dan alat untuk mopping yang efektif. Mulailah dengan mempersiapkan bucket mop, itu adalah ember dengan pemeras air untuk menjaga alat pel tetap kering.

Biasanya, ada dua jenis ember yang tersedia, yaitu tipe single dan double. Single bucket mop hanya punya satu keranjang, jadi Anda perlu mengganti airnya apabila sudah kotor digunakan untuk mengepel. Sedangkan tipe double dapat diisi dengan air campuran pembersih dan air bersih biasa karena memiliki dua keranjang, sehingga tidak perlu terlalu sering diganti.

2. Cairan Pembersih Lantai

Bahan lainnya yang harus disiapkan adalah cairan pembersih lantai yang dapat menghilangkan kotoran di permukaan. Dalam hal ini, ada beberapa variasi cairan yang bisa digunakan sesuai dengan lantai yang hendak dibersihkan.

Misalnya ada pembersih lantai serbaguna, pembersih lantai karbol, pembersih lantai dengan disinfektan, hingga cairan khusus untuk kamar mandi. Jika ingin yang fleksibel, maka cairan pembersih serbaguna dapat menjadi pilihan karena cocok untuk lantai keramik, vinyl, maupun kayu.

3. Warning Sign

Mengepel di rumah mungkin tidak membutuhkan warning sign, tapi itu wajib untuk area publik seperti di gedung perkantoran. Adanya warning sign "Wet Floor" akan membantu mencegah orang terpeleset, karena mereka dapat mengetahui bahwa area sekitar baru saja di-pel sehingga akan berhati-hati saat melintas.

4. Alat Pelindung

Cairan pembersih lantai umumnya mengandung bahan kimia, sehingga Anda juga perlu menyiapkan alat pelindung. APD untuk mopping meliputi sarung tangan karet, jadi bahan kimia dari cairan pembersih tidak akan mengenai kulit tangan.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Jenis Alat Pel Lantai Terbaik untuk Rumah Anda

Teknik dan Prosedur Mopping yang Benar

1. Persiapan Awal

Persiapan awal dalam prosedur mopping yang benar yaitu dengan melakukan dry mopping terlebih dahulu untuk menghilangkan debu dan kotoran. Setelah itu baru dilanjutkan pembersihan yang lebih mendalam dengan wet mopping.

Adapun cara mengepel kering yaitu dengan alat pel berbahan katun dan serat mikro atau menggunakan vacuum cleaner. Caranya mirip seperti saat sedang menyapu, namun kepala pel harus tetap menempel pada lantai. Untuk menghilangkan kotoran yang sudah terkumpul, sesekali angkat kepala pel dan goyangkan ke tempat sampah.

2. Menyiapkan Cairan

Prosedur wet mopping bisa dimulai dengan menyiapkan cairan. Campurkan air dengan cairan pembersih lantai di bucket mop yang sudah disiapkan. Perbandingannya bisa sesuai dengan petunjuk yang ada di kemasan. Di sini hindari mengisi terlalu air terlalu penuh supaya tidak gampang tumpah ketika digunakan.

3. Memulai Mopping

Semua alat sudah siap? Sekarang waktunya Anda memulai mopping dengan mencelupkan alat pel dan peras hingga lembap. Kondisi alat pel memang sebaiknya lembap dan tidak terlalu basah agar tidak membuat lantai menjadi licin.

4. Gerakan Mengepel

Mulailah mengepel dengan menggunakan gerakan angka delapan atau zigzag untuk memastikan seluruh area terjangkau. Gerakan itu juga dapat membantu mengumpulkan debu dan kotoran lebih efektif, bahkan dapat menghindari bekas garis pada lantai lantaran kepala pel menyentuh permukaan selalu di posisi yang sama.

5. Pindah Area

Jangan hanya mengepel di satu sisi saja, lakukan gerakan mengepel hingga seluruh ruangan dan jangan lupa ganti air serta cairan pembersih jika sudah terlalu kotor. Tanda Anda harus menggantinya yaitu ketika air sudah terlihat mulai berubah warna. Karena jika dibiarkan itu akan membuat mopping menjadi tidak efektif, justru membuat ruangan semakin kotor.

6. Penyelesaian

Terakhir, pasang warning sign dan biarkan lantai kering sepenuhnya setelah Anda selesai mengepel. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, warning sign sangat penting untuk proses mopping di area publik, supaya mengurangi risiko terpeleset dan jatuh.

Warning sign untuk wet floor tersebut umumnya berupa papan segitiga berwarna kuning yang bisa dengan mudah dilihat. Tempatkan di lokasi strategis yang langsung bisa terlihat di sekitar area, dan tanda tersebut harus terpasang sampai lantai benar-benar kering.

Lantai Bersih Maksimal dengan Mopping yang Tepat

Mengepel lantai, atau mopping, adalah langkah penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan memahami perbedaan antara teknik dry dan wet mopping, menyiapkan alat yang tepat, serta mengikuti prosedur yang benar, Anda dapat memastikan lantai tidak hanya terlihat bersih tetapi juga higienis.

Rutinitas mopping yang efektif tidak hanya membuat ruangan lebih nyaman, tetapi juga melindungi kesehatan penghuninya dari kuman dan bakteri.

Tingkatkan Standar Kebersihan Anda dengan Kawan Lama Solution!

Untuk hasil mopping yang profesional dan efisien, Anda membutuhkan peralatan yang berkualitas. Kawan Lama Solution menyediakan berbagai peralatan kebersihan rumah tangga dan profesional untuk setiap kebutuhan Anda!

Temukan industrial vacuum untuk dry mopping yang optimal, jet cleaner untuk membersihkan noda membandel, scrubber dryer dan mesin pembersih lantai untuk membersihkan area luas dengan cepat, dan beragam alat mopping lainnya. Kunjungi kawanlama.com sekarang dan lengkapi kebutuhan kebersihan Anda dengan solusi terbaik.

Circle image

PT. Kawan Lama Solusi

PT. Kawan Lama Solusi adalah perusahaan distribusi terkemuka di Indonesia dengan jangkauan terluas untuk peralatan dan mesin industri. Telah berdiri lebih dari setengah abad dan beroperasi lebih dari 19 cabang di seluruh Indonesia, PT. Kawan Lama Solusi berkomitmen menyediakan solusi industri terbaik oleh tim sales engineer yang berpengalaman untuk memenuhi kebutuhan industri.