Ukuran Kursi Roda Standar: Panduan Lengkap Jenis dan Cara Memilihnya

Sebuah ilustrasi yang menunjukkan cara mengukur tubuh pengguna (lebar, kedalaman, tinggi) untuk menentukan ukuran kursi roda standar yang sesuai.

Table Of Content

Ukuran Kursi Roda Standar: Panduan Lengkap Jenis dan Cara Memilihnya


Kursi roda dirancang untuk mendukung mobilitas orang-orang yang mengalami kesulitan dalam berjalan, baik itu karena usia lanjut, penyakit, cedera, atau disabilitas. Adanya kursi roda ini akan memberikan kesempatan bagi pengguna untuk meningkatkan kualitas hidup, mendukung aktivitas sehari-hari dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial.

Agar alat tersebut dapat mendukung secara optimal, maka ukuran kursi roda sangat penting diperhatikan sebelum digunakan. Ukurannya ini akan berpengaruh terhadap kenyamanan serta keselamatan pengguna. Jadi, simak yuk panduan tentang ukuran kursi roda standar, jenis-jenisnya, dan cara memilihnya berikut.

Pentingnya Memilih Ukuran Kursi Roda Standar yang Tepat

Apakah kursi roda standar cocok untuk semua orang? Nyatanya tidak demikian. Ukuran standar dibuat untuk rata-rata orang dewasa. Namun seperti yang diketahui bahwa setiap orang punya ukuran dan postur yang berbeda, sehingga beberapa orang mungkin membutuhkan kursi roda dengan ukuran yang tidak sama.

Begitu pula dengan anak-anak, pemakaian kursi roda untuk anak tentunya tidak bisa disamakan dengan ukuran orang dewasa. Dan pemilihan ukuran tersebut menjadi kunci kenyamanan, keamanan, dan mobilitas pengguna. Jika dipaksa menggunakan ukuran yang tidak pas, ini berisiko menyebabkan nyeri atau bahkan luka.

Berapa Ukuran Kursi Roda Standar yang Umum di Pasaran?

1. Lebar Dudukan

Lebar kursi roda menjadi hal penting yang harus diperhatikan dalam memilih. Lebar dudukan ini adalah ukuran paling krusial, karena terlalu lebar akan membuat pengguna suit bermanuver, dan terlalu kecil akan menciptakan rasa tidak nyaman juga sulit untuk bergerak.

Di pasaran, ukuran yang umum ditemukan adalah 16 inci, 18 inci, hingga 20 inci. Tapi untuk orang dewasa dengan ukuran tubuh lebih kecil dan anak-anak, tersedia pula ukuran yang lebih kecil. Ukuran dengan lebar dudukan di atas 20 inci juga ada untuk pengguna yang memiliki tubuh lebih lebar.

2. Kedalaman Dudukan

Kedalaman dudukan yang pas juga sangat penting saat memilih kursi roda. Karena itu akan berpengaruh terhadap postur tubuh. Dimana ukuran yang terlalu dalam bisa menyebabkan postur tubuh membungkuk, hingga meningkatkan risiko luka tekan lantaran ada tekanan berlebih pada baha.

Sebaliknya, dudukan yang terlalu dangkal juga tidak bisa memberi dukungan yang cukup pada tubuh sehingga pengguna akan merasa tidak nyaman. Jadi carilah kedalaman dudukan yang bisa menyelaraskan antara kaki, tulang belakang, dan panggul.

3. Tinggi Sandaran Punggung

Tinggi sandaran punggung turut berpengaruh terhadap kenyamanan pengguna. Dengan tinggi yang pas, kursi roda bisa mencegah berbagai masalah kesehatan seperti nyeri punggung, bahu, dan leher. Lalu untuk mencari tinggi sandaran yang tepat itu, pastikan bahwa sandarannya mencapai tulang belikat pengguna.

4. Tinggi Dudukan dari Lantai

Tinggi dudukan kursi roda dari lantai yang tepat bisa mempermudah pengguna berpindah ke tempat lain seperti sofa, tempat tidur, atau toilet. Proses transfer ini akan menjadi lebih aman karena tinggi dudukannya mampu mengurangi beban pada punggung dan lengan.

Jadi melakukan transfer tidak akan menciptakan risiko jatuh yang bisa menimbulkan cedera. Untuk ukuran tingginya sendiri bervariasi sesuai kebutuhan pengguna. Namun tinggi standar rata-rata di pasaran yaitu 18-20 inci atau 45-50 cm.


Jenis-Jenis Kursi Roda: Pilih yang Sesuai dengan Kebutuhan Pengguna

1. Kursi Roda Manual

Jenis ini dioperasikan dengan mengandalkan tenaga manusia secara manual, baik itu oleh pengguna kursi roda itu sendiri atau oleh orang lain yang membantu mendorong dari belakang. Itulah mengapa jenis manual memiliki desain dua roda belakang berukuran besar dan pegangan di bagian belakang sandaran kursi.

Roda-rodanya yang besar memiliki velg, membuat pengguna dapat mengarahkan kursi roda secara mandiri, mulai dari gerakan maju mundur hingga berputar. Sementara pegangan yang ada di belakang sandaran kursi memungkinkan orang lain mendorongnya.

Pemakaian kursi roda manual tersebut biasanya untuk orang-orang yang masih dapat bergerak dan mengoperasikannya sendiri, seperti mereka yang mengalami kondisi patah kaki sebagian.

Lalu untuk keunggulannya, jenis ini termasuk mudah dibawa karena karakternya yang ringkas. Namun melakukan perjalanan jauh mungkin akan membuat penggunanya menjadi gampang lelah.

2. Kursi Roda Elektrik

Bagi pengguna yang sama sekali tidak bisa menggerakkan kursi roda secara mandiri, jenis elektrik merupakan pilihan ideal. Digerakkan memakai motor listrik, kursi roda ini biasanya dilengkapi dengan baterai dan joystick. Jadi hanya perlu mengendalikan joystick, maka pengguna pun sudah bisa mendapat dukungan mobilitas tanpa perlu mengeluarkan tenaga ekstra.

Dengan pengendalian yang mudah, jenis elektrik umumnya lebih mahal dari jenis manual. Itu menjadi pertimbangan tersendiri saat membeli kursi roda. Apalagi harus diingat kembali bahwa baterai yang digunakan sebagai bahan bakarnya membutuhkan pengisian daya secara berkala.

3. Kursi Roda Standar vs Kursi Roda Traveling

Ada dua tipe wheelchair yang bisa dipilih, yakni standar dan traveling. Dimana jenis manual maupun elektrik biasanya menyediakan kedua tipe tersebut, yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Untuk tipe standar, umumnya jauh lebih berat dengan bobot sekitar 7-20 kg. Sementara tipe traveling menggunakan material ringan seperti aluminium agar mudah dibawa dan disimpan.

Karena perbedaan berat tersebut, tipe standar cenderung lebih kokoh dan nyaman untuk penggunaan jangka panjang. Kursi roda standar cocok digunakan sehari-hari, sedangkan kursi roda traveling cocok digunakan ketika bepergian.

4. Kursi Roda Khusus

Selain yang sudah disebutkan, terdapat pula jenis khusus yang ditujukan untuk keperluan tertentu. Contohnya kursi roda untuk olahraga, yang didesain secara khusus untuk berbagai cabang olahraga bagi penyandang disabilitas. Biasanya kursi roda tersebut dioperasikan secara manual dan dibuat agar dapat mendukung manuver atlet ketika berolahraga.

Contoh lainnya, ada kursi roda khusus rehabilitasi. Tipe seperti ini seringkali dilengkapi berbagai fitur yang bisa menyesuaikan kebutuhan individu, untuk membantu mereka segera pulih dari kondisi yang membatasi pergerakan.

Baca Juga: 4 Jenis Kursi Roda, Mana yang Sesuai dengan Kebutuhan Anda?

Cara Mengukur Tubuh Pengguna untuk Memilih Kursi Roda

1. Cara Mengukur Lebar Dudukan

Mengukur lebar dudukan kursi roda bisa dilakukan dengan cara mengukur lebar pinggul guna mendapatkan kursi roda yang nyaman. Anda bisa meletakkan jari di sisi pinggul saat pasien duduk di kursi roda, kemudian tambahkan sedikit ruang sekitar 2-5 cm.

2. Cara Mengukur Kedalaman Dudukan

Mintalah pengguna untuk duduk tegak agar dapat memastikan kedalaman kursi roda sudah sesuai kebutuhan. Selanjutnya ukur dari belakang lutut hingga punggung, dan hasil pengukuran bisa dikurangi sekitar 5-7 cm untuk mendapatkan kedalaman yang ideal.

3. Cara Mengukur Tinggi Sandaran

Pastikan pengguna duduk dalam posisi tegak untuk mengukur tinggi sandaran yang pas. Setelah itu, ukur jarak vertikal dari area duduk hingga ketiak atau bahu. Hasil pengukuran ini nantinya akan menjadi tinggi sandaran yang ideal.

Namun Anda bisa memilih ukuran yang lebih rendah apabila pengguna termasuk aktif dan banyak bergerak, karena itu bisa memudahkan menggerakkan kursi. Sebaliknya, pertimbangkan tinggi di atas hasil pengukuran apabila penggunanya banyak duduk di kursi roda, jadi punggung bisa mendapatkan dukungan optimal.

Pengukuran yang akurat adalah kunci untuk menghindari cedera dan ketidaknyamanan, jadi pastikan memakai alat bantu yang tepat dalam mengukur. Libatkan pula asisten jika perlu untuk membantu proses pengukuran. Anda juga bisa meminta rekomendasi yang lebih spesifik pada ahli atau terapis bagi pengguna yang memiliki kondisi medis tertentu.

Kursi Roda yang Tepat, Kualitas Hidup Meningkat

Memilih kursi roda bukan hanya soal membeli, tetapi juga soal memastikan alat bantu ini benar-benar mendukung mobilitas dan kenyamanan pengguna. Dengan memahami ukuran kursi roda standar dan jenis-jenis yang ada, Anda dapat membuat keputusan yang bijak. Ukuran yang pas, fitur yang sesuai, dan perawatan yang baik akan menjadikan kursi roda lebih dari sekadar alat, tetapi juga sebagai penunjang kualitas hidup yang lebih baik.

Temukan Kursi Roda Terbaik Anda di Kawan Lama Solution!

Setelah memahami ukuran kursi roda standar yang Anda butuhkan, saatnya menemukan produk yang tepat! Kawan Lama Solution menyediakan beragam pilihan kursi roda dengan berbagai ukuran dan jenis, serta ranjang rumah sakit untuk kebutuhan perawatan yang optimal. Kunjungi kawanlama.com sekarang untuk menemukan solusi mobilutas dan kesehatan terbaik untuk Anda atau orang yang Anda sayangi.

Circle image

PT. Kawan Lama Solusi

PT. Kawan Lama Solusi adalah perusahaan distribusi terkemuka di Indonesia dengan jangkauan terluas untuk peralatan dan mesin industri. Telah berdiri lebih dari setengah abad dan beroperasi lebih dari 19 cabang di seluruh Indonesia, PT. Kawan Lama Solusi berkomitmen menyediakan solusi industri terbaik oleh tim sales engineer yang berpengalaman untuk memenuhi kebutuhan industri.